Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Warga Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Jepara, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan bersimbah darah di sebuah kamar kos. Kabar itu pun ramai dibahas di media sosial dengan beragam asumsi dan opini, terlebih korban dalam kondisi hamil.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fakhrur Rozi menyatakan, mayat perempuan itu ditemukan pemilik kos-kosan sekitar pukul 20.30 WIB, Minggu (25/7/2021) malam tadi. Saat ditemukan, perempuan itu sudah tergeletak dan bersimbah darah.

Rozi menyebut, mayat tersebut adalah RSY (20), warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhsekti, Kabupaten Pati.

Dijelaskan, sebelumnya perempuan itu sudah beberapa hari tidak berkabar dengan keluarganya. Karena khawatir, pihak keluarga mencarinya ke kos.

“Keluarga yang cemas lalu mencarinya ke kos-kosan. Tapi saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal,” kata AKP Rozi, Senin (26/7/2021).

Baca: Perempuan Bersimbah Darah di Kos Jepara Sempat WA Pacar Sebelum Meninggal

Pihaknya mengungkapkan, darah yang bersimbah itu berasal dari kandungan korban. Dari informasi yang digali, kemungkinan korban sedang mengandung janin usia enam atau tujuh bulan.
Pihaknya mengungkapkan, darah yang bersimbah itu berasal dari kandungan korban. Dari informasi yang digali, kemungkinan korban sedang mengandung janin usia enam atau tujuh bulan.AKP Rozi menerangkan, korban sebelumnya bekerja di salah satu pabrik dekat kosnya. Namun, sudah sebulan terakhir ia tak bekerja lagi lantaran hamil. Kehamilannya merupakan di luar nikah. “Belum menikah. Hamil di luar nikah,” sebut Rozi.Baca: Polisi Pastikan Wanita Meninggal di Kamar Kos Jepara Tak Lakukan AborsiTak hanya bersimbah darah, saat ditemukan, kondisi korban juga sudah telanjang setengah badan. Baju bagian bawah sudah dilucuti.Pada malam tadi, jenazah langsung dibawa ke RSUD RA Kartini untuk diperiksa lebih lanjut. Sekitar pukul 02.00 WIB, jenazah sudah dibawa pulang ke Dukuhseti. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler