Perempuan Bersimbah Darah di Kos Jepara Sempat WA Pacar Sebelum Meninggal
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 26 Juli 2021 10:50:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara mendalami kasus penemuan mayat perempuan di kamar kos di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong Jepara. Polisi menemukan percakapan antara korban dengan pacarnya di aplikasi WhatsApp (WA) ponsel korban.
Polisi pun langsung bergerak cepat dengan memeriksa para saksi. Termasuk meminta keterangan pacar korban.
Diberitakan sebelumnya, RSY (20), warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhsekti, Kabupaten Pati, ditemukan tak bernyawa bersimbah darah di kamar kos. Jenazah juga ditemukan dalam kondisi setengah telanjang.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fakhrur Rozi menyatakan, polisi menemukan percakapan antara korban dengan pacarnya melalui WA. Pihaknya pun sudah meminta keterangan pacarnya malam tadi.
Diketahui, sang pacar merupakan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah bekerja di Jepara.
“Sesuai percakapan WhatsApp-nya tanggal 23 Juli itu, dia sudah pendarahan. Usia kandungan sekitar enam atau tujuh bulan. Intinya memberi tahu bahwa dia itu perutnya sakit, berdarah. Mau melahirkan,” terang AKP Rozi, Senin (26/7/2021) pagi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Proses evakuasi jenazah perempuan yang meninggal di kamar kos di kawasan pabrik Mayong Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara mendalami kasus penemuan mayat perempuan di kamar kos di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong Jepara. Polisi menemukan percakapan antara korban dengan pacarnya di aplikasi WhatsApp (WA) ponsel korban.
Polisi pun langsung bergerak cepat dengan memeriksa para saksi. Termasuk meminta keterangan pacar korban.
Diberitakan sebelumnya, RSY (20), warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhsekti, Kabupaten Pati, ditemukan tak bernyawa bersimbah darah di kamar kos. Jenazah juga ditemukan dalam kondisi setengah telanjang.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fakhrur Rozi menyatakan, polisi menemukan percakapan antara korban dengan pacarnya melalui WA. Pihaknya pun sudah meminta keterangan pacarnya malam tadi.
Diketahui, sang pacar merupakan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah bekerja di Jepara.
“Sesuai percakapan WhatsApp-nya tanggal 23 Juli itu, dia sudah pendarahan. Usia kandungan sekitar enam atau tujuh bulan. Intinya memberi tahu bahwa dia itu perutnya sakit, berdarah. Mau melahirkan,” terang AKP Rozi, Senin (26/7/2021) pagi.
Baca: