Korban Dugaan Investasi Bodong di Mlonggo Jepara Diperkirakan 500 Orang Lebih
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 30 Juli 2021 21:19:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Masyarakat Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara digegerkan dengan terkuaknya dugaan investasi bodong yang diduga dilakukan oleh seorang gadis yang masih belia. Hingga saat ini, jumlah korban yang tertipu diperkirakan lebih dari 500 orang.
Pantauan MURIANEWS, hingga Jumat (30/7/2021) malam ini aparat gabungan dari Polsek Mlonggo dan unsur keamanan masyarakat menjaga rumah YA (20), terduga bos investsi bodong itu.
Petugas berjaga-jaga jika ada kemungkinan massa datang kembali dan mengancam keamanan terduga serta keluarganya.
Selain itu, petugas juga berjaga jika ada massa yang kalap dan menjarah barang-barang milik YA. Pasalnya, sore tadi sejumlah barang sudah dijarah massa yang mengaku korban.
"Kita berjaga sampai kondisinya aman. Soalnya tadi malam dan siang tadi, pas kami tinggal pergi, massa kembali datang," kata salah satu anggota Polsek Mlonggo, Jumat (30/7/2021).
Informasi yang berhasil dihimpun MURIANEWS, sementara ini jumlah korban yang ikut investasi itu lebih dari 500 orang. Sistem investasi itu diduga trading atau jual beli saham.
Menurut Kapolsek Mlonggo AKP Sudi Tjipto, menyebut korban tidak hanya berasal dari Jepara. Melainkan ada yang berasal dari Kabupaten Pati.
"Korban yang datang itu dari mana-mana. Ada yang dari Jepara Kota. Ada juga yang dari Pati. Pokoknya dari mana-mana," ucap AKP Tjipto.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Polisi mengamankan rumah YA, terduga pelaku investasi bodong di Mlonggo, Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Masyarakat Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara digegerkan dengan terkuaknya dugaan investasi bodong yang diduga dilakukan oleh seorang gadis yang masih belia. Hingga saat ini, jumlah korban yang tertipu diperkirakan lebih dari 500 orang.
Pantauan MURIANEWS, hingga Jumat (30/7/2021) malam ini aparat gabungan dari Polsek Mlonggo dan unsur keamanan masyarakat menjaga rumah YA (20), terduga bos investsi bodong itu.
Petugas berjaga-jaga jika ada kemungkinan massa datang kembali dan mengancam keamanan terduga serta keluarganya.
Selain itu, petugas juga berjaga jika ada massa yang kalap dan menjarah barang-barang milik YA. Pasalnya, sore tadi sejumlah barang sudah dijarah massa yang mengaku korban.
"Kita berjaga sampai kondisinya aman. Soalnya tadi malam dan siang tadi, pas kami tinggal pergi, massa kembali datang," kata salah satu anggota Polsek Mlonggo, Jumat (30/7/2021).
Informasi yang berhasil dihimpun MURIANEWS, sementara ini jumlah korban yang ikut investasi itu lebih dari 500 orang. Sistem investasi itu diduga trading atau jual beli saham.
Menurut Kapolsek Mlonggo AKP Sudi Tjipto, menyebut korban tidak hanya berasal dari Jepara. Melainkan ada yang berasal dari Kabupaten Pati.
"Korban yang datang itu dari mana-mana. Ada yang dari Jepara Kota. Ada juga yang dari Pati. Pokoknya dari mana-mana," ucap AKP Tjipto.
Baca: