Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jepara terus digeber. Namun, di sisi lain, vaksinasi rutin untuk balita justru terbengkalai.

Hal ini terlihat dari kosongnya stok vaksin rutin untuk balita di Kabupaten Jepara. Kepala Unit Pelaksana Teknis Instalasi Farmasi Jepara Ika Rahmawati, menyatakan kondisi ini sudah terjadi cukup lama.

Setidaknya, kelangkaan stok vaksin untuk balita terjadi mulai Februari 2021 lalu.

“Selama pandemi Covid-19 ini vaksin rutin memang kosong. Kadang ada stok tapi sedikit. Kemudian cepat habis,” katanya, Rabu (4/8/2021).

Ika menyebut, ada empat jenis vaksin yang sampai sekarang kosong. Yaitu vaksin BCG, MR, Pentavalen, dan IPV.

Pihaknya merinci, vaksin BCG sudah kosong sejak bulan Mei. Vaksin ini biasanya disuntikkan untuk balita usia sembilan bulan.

Untuk vaksin MR, stoknya sudah habis sejak pertengahan Februari 2021. Vaksin ini juga biasanya disuntikkan untuk balita usia sembilan bulan.
Untuk vaksin MR, stoknya sudah habis sejak pertengahan Februari 2021. Vaksin ini juga biasanya disuntikkan untuk balita usia sembilan bulan.Sementara itu, vaksin Pentavalen sempat kosong pada April sampai Juni 2021. Kemudian ada stok sedikit pada bulan Juli 2021. Namun, saat ini sudah kosong kembali.Sementara ini, lanjut Ika, vaksin yang tersedia hanya tinggal dua jenis. Yaitu vaksin Polio sebanyak 1.638 vial, dan Vaksin HB Nol masih ada 1.380 dosis.“Vaksin Polio masih cukup untuk dua bulan. Kalau vaksin HB Nol hanya cukup untuk 1,5 bulan,” ujarnya.Ika mengatakan, setiap bulan pihaknya selalu mengajukan permintaan dropping vaksin kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, namun, di sana juga kosong. “Jawaban Dinkes Provinsi Jateng dari pusat memang kosong,” pungkasnya. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler