Tengah Malam, Perempuan di Bangsri Jepara Ditemukan Tak Bernyawa di dalam Sumur
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 10 Agustus 2021 10:18:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Warga Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Jepara digegerkan dengan penemuan jenazah di dalam sumur. Jenazah itu diketahui bernama Harmulismain (37) yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Nor Isdianto menyebut, peristiwa terceburnya korban itu terjadi pada Senin (9/8/2021) tengah malam tadi. Tepatnya di Dukuh Janggleng RT 01/RW 05 Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri.
Arwin menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Nur Da’im (58) yang merupakan orang tua korban, peristiwa itu terjadi saat ia sedang tidur. Tiba-tiba, dia mendengar suara glodak.
“Ada suara glodak kemudian saksi mengecek sumur yang berada di dapur. Kedalaman sumur sekitar 30 meter,” kata Arwin, Selasa (10/8/2021).
Arwin melanjutkan, sumur yang biasanya tertutup dengan papan kayu, saat itu sudah setengah terbuka.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Proses evakuasi jenazah perempuan di dalam sumur di Desa Srikandang, Jepara. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Warga Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Jepara digegerkan dengan penemuan jenazah di dalam sumur. Jenazah itu diketahui bernama Harmulismain (37) yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Nor Isdianto menyebut, peristiwa terceburnya korban itu terjadi pada Senin (9/8/2021) tengah malam tadi. Tepatnya di Dukuh Janggleng RT 01/RW 05 Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri.
Arwin menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Nur Da’im (58) yang merupakan orang tua korban, peristiwa itu terjadi saat ia sedang tidur. Tiba-tiba, dia mendengar suara glodak.
“Ada suara glodak kemudian saksi mengecek sumur yang berada di dapur. Kedalaman sumur sekitar 30 meter,” kata Arwin, Selasa (10/8/2021).
Arwin melanjutkan, sumur yang biasanya tertutup dengan papan kayu, saat itu sudah setengah terbuka.
Kemudian, saksi mengambil senter untuk mengecek dalam sumur. Setelah itu, dia mendapati korban sudah berada di dalam sumur.
Dalam proses evakuasi korban itu memang tidak berjalan mudah. Sumur dengan kedalaman 30 meter itu hanya memiliki diameter satu meter, hal ini cukup menyulitkan tim SAR gabungan. Terlebih kegiatan evakuasi korban dilakukan saat larut malam.
Tim SAR gabungan menggunakan teknik lowering dan lifting untuk mengevakuasi korban. Butuh waktu dua jam bagi tim SAR untuk mengangkat jasad korban dari dalam sumur.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha