Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mendistribusikan beras kepada masyarakat Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Sabtu (14/8/2021) siang ini, setibanya di pelabuhan, beras langsung dibagikan ke masing-masing desa.

Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, Ferry Yudha Adhi Darma menjelaskan, bantuan beras itu bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Sebanyak lima ton beras itu dibagikan kepada seluruh warga Kepulauan Karimunjawa. Kecuali mereka yang sudah menjadi peserta Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Beras siang ini sudah datang. Langsung kita distribusikan kepada warga melalui masing-masing petinggi (kepala desa, red),” kata Ferry, saat ditemui setelah menyalurkan beras itu di pelabuhan.

Kebetulan, warga Kepulauan Karimunjawa dari berbagai pulau kecil sedang berada di Pulau Karimun Besar. Mereka sedang mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Dwi Riyanto mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Dwi Riyanto mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.Seperti diketahui, napas perekonomian masyarakat Karimun Jawa yang bertumpu pada sektor pariwisata lumpuh total selama pandemi ini. Sebab, akses masuk ke pulau itu sangat terbatas.Kondisi diperparah degan adanya aturan pembatasan-pembatasan yang mengakibatkan Karimunjawa nyaris terisolir dan menjalani hidup dengan penuh kesulitan.“Ini bantuan dari pemerintah untuk warga yang belum mendapatkan bantuan lain. Sekarang juga langsung dibagikan kepada warga. Kalau memang belum cukup, nanti akan ditambah kalau ada lagi,” kata Dwi. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler