Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sudah mulai merambah digitalisasi untuk memasarkan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya yakni dengan meluncurkan aplikasi Nglarisi UMK yang telah diluncurkan Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Rizal Alansyah, pembuat aplikasi dari Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) mengungkapkan, setidaknya ada 500 UMKM di Jepara yang menjadi binaannya. Hanya saja, yang sudah masuk aplikasi ini baru sekitar 30 UMKM. Hal ini lantaran melalui penyaringan terlebih dahulu.

“Aplikasi ini sistem kerjanya melalui scan barcode sehingga lebih mudah. Tidak perlu instal maupun masukkan email. Bisa langsung scan dan mengisi data pembeli lanjut pilih produk yang akan dibeli dan pembayarannya bisa melalui transfer maupun COD langsung,” kata Rizal, Sabtu (21/8/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DinkopUKMnakertrans) Jepara Samiadji mengungkapkan, ke depan pihaknya akan membuat semacam rumah UMKM yang di dalamnya menjajakan berbagai produk hasil UMKM di Jepara.

“Jadi nanti konsepnya semacam swalayan yang khusus menjajakan produk UMKM Jepara. Nanti akan kita integrasikan dengan sektor pariwisata,” jelas Samiadji.

Sedangkan, Bupati Dian Kristiandi menyebut di aplikasi Nglarisi UKM ini, setidaknya sudah 30 pelaku UMKM yang bergabung masing-masing sekitar tiga buah produk.Beberapa produk olahan tersebut di antaranya nasi bakar, otak-otak, abon ikan, sambal hingga berbagai varian minuman mulai dari jus hingga susu kedelai.“Jadi sudah ada sekitar 90 produk makanan dan minuman hasil dari teman-teman Jepara sendiri. Jadi ini akan memudahkan masyarakat yang ingin mencari makanan dan minuman produk Jepara,” kata Dian Kristiandi. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler