BOR Isolasi Covid-19 di Jepara di Bawah Dua Persen
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 8 September 2021 15:32:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Terus menurunnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara mengakibatkan tren positif. Salah satu buktinya yakni menurunnya tingkat keterisian tempat tidur (TT) isolasi pasien Covid-19.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Jepara Muh Ali menyebut, tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) isolasi di rumah sakit berada di angka 1,73 persen.
“Hingga pekan ini trennya bagus. Angka kasus aktif melandai. BOR juga menurun,” kata Muh Ali, Rabu (8/9/2021).
Muh Ali menerangkan, di RSUD RA Kartini dari tujuh tempat tidur ICU kini tak ada lagi pasiennya. Sedangkan di kamar isolasi, dari kapasitas 88 tempat tidur hanya terisi dua pasien.
Kemudian, di RS PKU Muhammadiyah Mayong dua tempat tidur ICU kosong dan dari 39 kamar isolasi hanya terisi satu pasien. Di RSI Sultan Hadlirin, sebanyak 21 tempat tidur di kamar isolasi sudah tak ada penghuninya.
“Di RS Graha Husada ada 16 tempat tidus isolasi, di RS PKU Aisyiyah Jepara ada 13 tempat tidur isolasi, semuanya kosong. Sudah tidak ada pasien Covid-19 di sana,” sebut Muh Ali.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Halaman ruang IGD RSUD RA Kartini Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Terus menurunnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara mengakibatkan tren positif. Salah satu buktinya yakni menurunnya tingkat keterisian tempat tidur (TT) isolasi pasien Covid-19.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Jepara Muh Ali menyebut, tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) isolasi di rumah sakit berada di angka 1,73 persen.
“Hingga pekan ini trennya bagus. Angka kasus aktif melandai. BOR juga menurun,” kata Muh Ali, Rabu (8/9/2021).
Muh Ali menerangkan, di RSUD RA Kartini dari tujuh tempat tidur ICU kini tak ada lagi pasiennya. Sedangkan di kamar isolasi, dari kapasitas 88 tempat tidur hanya terisi dua pasien.
Kemudian, di RS PKU Muhammadiyah Mayong dua tempat tidur ICU kosong dan dari 39 kamar isolasi hanya terisi satu pasien. Di RSI Sultan Hadlirin, sebanyak 21 tempat tidur di kamar isolasi sudah tak ada penghuninya.
“Di RS Graha Husada ada 16 tempat tidus isolasi, di RS PKU Aisyiyah Jepara ada 13 tempat tidur isolasi, semuanya kosong. Sudah tidak ada pasien Covid-19 di sana,” sebut Muh Ali.
Kemudian, di RSUD Rehatta Kelet, saat ini masih ada satu pasien ruang ICU. Sedangkan, dari 12 tempat tidur di kamar isolasi, saat ini sudah tak ada pasien Covid-19 yang dirawat.
“Kondisi ini mesti terus kita pertahankan. Terutama masyarakat dan kita semua harus melaksanakan protokol kesehatan super ketat,” tutur Muh Ali.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha