Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Harga-harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Kabupaten Jepara perlahan-lahan mulai merangkak naik. Ini seiring dengan semakin dekatnya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Panatauan pada Rabu (22/12/2021), harga-harga Kepokmas di Jepara memang terpantau naik. Rata-rata, kenaikan itu berkisar dari Rp 500 sampai Rp 16 ribu.

Minyak goreng botol dan curah naik Rp 500 per liter atau hari ini harganya sebesar Rp 20 ribu. Untuk daging sapi lokal, kenaikannya senilai Rp 1600. Tempo hari harganya Rp 125 ribu, hari ini, 22 Desember 2021, naik menjadi Rp 126 ribu per kilogram.

Untuk telur ayam negeri, semula harganya Rp 25 ribu kini menjadi Rp 27 ribu per kilogramnya. Sementara itu, harga beberapa jenis cabai bahkan naik cukup tinggi.

Yang paling tinggi yaitu jenis rawit merah. Dari yang semula Rp 75 ribu, hari ini naik menjadi Rp 91 ribu per kilogram.

Sedangkan, untuk bawang merah dan putih, kenaikan harganya masih berkisar di angka Rp 1-2 ribu per kilogramnya.

Baca: Istimewa, Segini Harga Patung Yesus dan Bunda Maria Buatan JeparaDi sisi lain, harga beras masih belum beranjak jauh dari harga semual. Hari ini, harga beras per kilogramnya berkisar di angka Rp 10-11 ribu.Menanggapi hal ini, Bupati Jepara Dian Kristiandi, mengatakan bahwa kenaikan harga di Jepara sampai hari ini terpantau masih terkendali. Ia juga sudah melakukan pengecekan langsung di pasar tradisional.“Harga-harga Kepokmas memang terpantau ada kenaikan. Tapi itu masih dalam batas kewajaran. Misalnya harga daging ayam, naiknya hanya Rp 1000 per kilogram. Dan itu masih bisa dijangkau oleh masyarakat,” jelas Andi. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler