Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Jumlah penumpang kapal penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa terpantau sepi, Jumat (31/12/2021). Kondisi ini kontras dengan momen pergantian tahun baru pada tahun-tahun lalu.

Kepala Cabang Kapal Express Bahari Jepara Jefri, mengatakan bahwa pada pergantian tahun ini memang sepi penumpang. Namun, dibandingkan dengan pergantian tahun lalu, jumlah penumpang tahun ini lebih banyak.

“Sepi. Jadi enggak seperti sebelum Corona-corona kemarin,” kata Jefri.

Padahal, lanjut Jefri, biasanya pada momen-momen seperti ini kapal Express Bahari bisa berangkat ke Karimunjawa tiga kali trip. Namun, kali ini hanya satu trip saja.

“Satu trip saja itu tidak terlalu maksimal juga. Memang sepi, kaya kemarin Natal itu juga sepi,” ujar Jefri.

Jefri menyebut jumlah penumpang kapal yang berangkat dari Pelabuhan Kartini hari ini hanya 287 orang. Ini sesuai dengan batas kapasitas kapal selama masa pandemi ini.
Jefri menyebut jumlah penumpang kapal yang berangkat dari Pelabuhan Kartini hari ini hanya 287 orang. Ini sesuai dengan batas kapasitas kapal selama masa pandemi ini.Baca: Vaksinasi 90 Persen, Karimunjawa Siap Terima WisatawanPihaknya menyampaikan, rata-rata penumpang berasal dari Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Namun, tak sedikit pula penumpang itu merupakan warga lokal Karimunjawa.Meskipun Covid-19 di Jepara mulai melandai, pihak pelabuhan tidak mengendorkan protokol kesehatan. Para penumpang tetap diwajibkan menyerahkan hasil rapid tes antigen dengan jangka 1 kali 24 jam dan kartu vakisinasi.“Kami tetap perketat protokol kesehatan. Surat vaksin dan rapid antigen kami wajibkan. Di dalam kapal juga kita lakukan jaga jarak. Yaitu dengan cara mengatur bangku penumpang dengan jarak-jarak,” pungkas Jefri.Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler