Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Banjir yang melanda dua desa, yakni Clering dan Sumberrejo Kecamatan Donorojo, Jepara, berangsur-angsur surut. Aktifitas warga di sana perlahan kembali pulih.

Meski demikian, para sukarelawan masih berjaga di lokasi bencana. Itu dilakukan untuk membantu proses pemulihan warga terdampak bencana.

Kepala Pelaksana (Kalak) Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Arwin Nor Isdiyanto, mengatakan sampai saat ini ada 1.206 jiwa warga terdampak bencana banjir. Namun, hingga siang ini, tak ada warga yang mengungsi.

Baca juga: Ratusan Warga Terdampak Banjir Jepara Belum Mengungsi

Adapun banjir yang melanda Desa Clering itu tersebar di tujuh RT. Yaitu RT 01/RW 02, RT 02/RW 02, RT 03 dan RT 06/RW 02,  RT 04/RW 02 dan RT 05/RW 02.

Sedangkan, di Desa Sumberrejo terjadi di Dukuh Pendem RT 02 RW 02 dan RT 03 RW 02. Kondisi di sana juga sudah surut, dan tinggal dilakukan pembersihan sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang.

“Tim dan sukarelawan gabungan masih berada di lokasi banjir. Masih ada beberapa kebutuhan mendesak masyarakat. Seperti makan dan air bersih,” terang Arwin, Senin (17/1/2022).Arwin mengatakan saat ini, masyarakat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Terkait hal ini, Arwin mengatakan sudah mengirimkan bantuan air bersih ke sejumlah titik terdampak.Diberitakan sebelumnya, banjir tersebut diakibatkan hujan lebat yang berlangsung berhari-hari. Debit air sungai menjadi besar. Akibatnya tiga tanggul besar yang berada di dekat Desa Clering jebol.“Air mulai surut sejak semalam. Saat ini warga mulai membersihkan rumah yang sebelumnya terendam banjir,” pungkas Arwin. Redaksi: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler