Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Peristiwa pesta miras oplosan maut di Jepara menggegerkan publik. Bagaimana tidak, tujuh dari 10 orang di pesta miras itu tewas dalam waktu berdekatan.

Lokasi peristiwa itu ternyata berada di ‘Angkringan 2 Jiwo’ di Dukuh Ngipik, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Usai peristiwa Polres Jepara melakukan olah TKP di sana.

Kini, lokasi itu pun sepi. Meja payung di depan warung juga sudah kotor. Sementara pintu utama warung juga terkunci. Namun, pintu lainnya terbuka.

Baca juga: Dua Peserta Pesta Miras Oplosan Jepara Masih Tak Sadarkan Diri

Di warung itu terdapat sebuah ruangan. Di ruang itu masih terpasang karpet di atas lantai tanah. Ada perangkat karaoke, seperti microphone, sound system, flashdisk dan televisi yang terpasang.

Bangunan tersebut tampaknya belum lama selesai dibangun. Itu terlihat dari belum tertatanya interior ruangannya.

Baca juga: Korban Miras Oplosan di Jepara Jadi Tujuh Orang

Ada enam meja kayu yang dipasang permanen pada dinding serta bangku kayu. Terdapat pula sebuah kamar mandi yang masih baru selesai dibangun.

Pada beberapa sudut, terpampang spanduk kecil berisi menu makanan di warung itu. Yaitu sup balungan sapi, wike kodok, coco kambing dan rica-rica ayam.Sedangkan, pada daftar menu minuman, tidak disebutkan satupun jenis miras. Yang ada hanya kopi, es teh, es sirup, dan susu soda.“Pemiliknya sudah tidak ada di sini. Karena yang punya kan memang bukan orang sini. Tapi warga desa sebelah (masih dalam Kecamatan Mlonggo),” terang Kapolsek Mlonggo, AKP Sudi Tjipto, Selasa (1/2/2022) di warung tersebut.Sebelumnya, tujuh orang tewas usai pesta miras oplosan yang digelar Jumat (28/1/2022) malam hingga Sabtu (29/1/2022) sore. Ada sepuluh orang yang ikut pesta tersebut.Mereka membeli miras jenis gingseng lalu dioplos dengan kola. Tujuh orang tewas dalam kurun waktu hampir bersamaan. https://www.youtube.com/watch?v=xbiQCxtW5joReporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News