111 Nakes RSUD Jepara Terpapar Covid, 3 Ruang Rawat Inap Ditutup
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 23 Februari 2022 14:43:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Sebanyak 111 tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Jepara terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya, tiga ruang rawat inap di RSUD terpaksa ditutup.
Plt Direktur RSUD Kartini, Teguh Iskadir mengatakan, serangan virus tersebut dimulai sejak akhir Januari 2022 lalu. Per hari ini, masih ada 111 nakes yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Baca: Vaksin Booster Moderna untuk Nakes Jepara Sudah Datang
"Ada juga yang diisolasi terpusat. Di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan Jepara," kata Teguh, Rabu (23/2/2022).
Akibat ratusan nakes isolasi, sejumlah pelayanan terganggu. Beruntung, ada 80 nakes PNS baru yang bisa diperbantukan. Sebelumnya, mereka diberi orientasi terkait tugas-tugas sebagai nakes.
Teguh menyebut, ada tiga ruang rawat inap yang ditutup. Yaitu ruang Flamboyan, Anggrek 1 dan Dahlia 1. Selain itu, Klinik Kulit juga ditutup akibat dokter yang bertugas ikut isolasi mandiri.
Baca: 200 Lebih Nakes Jepara Positif Covid-19
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi. Sejumlah nakes beristirahat sejenak di tengah lonjakan pasien Covid-19. (Dok.MURIANEWS)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Sebanyak 111 tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Jepara terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya, tiga ruang rawat inap di RSUD terpaksa ditutup.
Plt Direktur RSUD Kartini, Teguh Iskadir mengatakan, serangan virus tersebut dimulai sejak akhir Januari 2022 lalu. Per hari ini, masih ada 111 nakes yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Baca: