Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, JeparaBantuan untuk anak yatim piatu dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI akhirnya cair. Sebanyak 201 anak yatim piatu terdampak Covid-19 di Jepara mendapat bantuan tersebut.

Anggota Komisi VII DPR RI, Abdul Wachid mengatakan bantuan tersebut memang dikhususkan kepada anak yatim piatu. Masing-masing daerah mendapat jatah sesuai dengan data Kemensos RI.

“Bantuan ini untuk para korban Covid-19. Yaitu anak yatim piatu. Yang ibu atau bapaknya meninggal dunia akibat Covid-19 dalam rentan waktu 2020-2021,” kata Wachid, saat memberi bantuan kepada anak yatim piatu di Kantor Pos Jepara, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: 2022, Bansos Anak Yatim Bakal Disalurkan

Wachid menyebut, masing-masing anak mendapatkan bantuan Rp 200 ribu per bulan. Bantuan itu berlangsung sampai anak-anak tersebut berusia delapan belas tahun.

Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan dalam pemberian bantuan tersebut. Antara lain orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

Bahkan, lanjutnya, ada pula yang karena kondisi perekonomian sepeninggal orang tua, anak-anak akan putus sekolah.Baca juga: Anak Yatim Piatu Bakal Dapat Bansos Rp 300 ribu Sebulan“Bantuannya memang tidak besar. Tapi saya rasa, bisa sedikit meringankan beban. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah,” jelas Wachid.Pihaknya berharap, pemerintah daerah dan masyarakat yang mampu, bisa turut memerikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu dan orang miskin akibat pandemi. Atau paling tidak bisa meringankan beban mereka dalam hal kebutuhan pangan. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler