Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Seekor buaya muara terlepas di tempat wisata Akar Seribu Jepara, Jawa Tengah. Hal itu membuat warga Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, di lokasi wisata itu geger.

Buaya muara itu memiliki panjang 2,5 meter dan berat hampir empat kwintal. Buaya itu lepas dari kolamnya sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (10/3/2022).

Petinggi Desa Plajan, Kartono, mengatakan lepasnya buaya muara itu akibat air dalam kolam penuh. Sebab, sejak Rabu (10/3/2022) sore, wilayah itu turun hujan lebat hingga malam hari.

Baca juga: Terkam Warga Saat Ambil Air, Buaya Sepanjang 5 Meter Ini Berhasil Ditangkap

"Buayanya ada dua. Yang ukuran 2,5 meter lepas. Yang ukuran 2 meter masih di dalam kolam. Itu karena air kolam penuh," terang Kartono.

Diketahui, buaya tersebut merupakan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jepara.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Nor Isdiyanto, mengatakan proses evakuasi tak membutuhkan waktu begitu lama. Bersama sejumlah relawan, buaya itu bisa tertangkap dengan mudah."Beruntung lepasnya tak jauh dari kolamnya. Kalau jauh akan bahaya. Buayanya langsung dikembalikan ke kolam lagi," jelas Arwin.Arwin menyayangkan lepasnya buaya muara tersebut. Sebab, pihak pengelola dinilai tak begitu hati-hati dalam menjaga hewan buas tersebut."Lain kali hati-hati, lah. Kok bisa sampai lepas itu penjagaannya gimana. Bahaya itu. Himbauan kepada masyarakat yang memiliki hewan buas, harap lebih berhati-hati lagi. Apalagi musim penghujan. Potensi lepas itu besar," tegas Arwin Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler