Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Anggota Tim Search and Rescue (SAR) Semarang digembleng di Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Mereka berlatih pertolongan air atau water rescue.

Kegiatan itu diselenggarakan selama enam hari (14-19/3/2022). Sebanyak 50 personel dari Forum Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) mengikuti kegiatan itu dengan instruktur dari SAR Semarang.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto, Rabu (16/3/2022), mengatakan, kegiatan latihan difokuskan pada pencarian dan pertolongan serta evakuasi di permukaan air.

Baca juga: Pencarian Dua Bocah Tenggelam di Sungai Tuntang Grobogan Libatkan 60 Personel SAR

Adapun materi yang disampaikan di antaranya Subtansi Banarnas, pemindahan darurat, Bantuan Hidup Dasar Resustusi Jantung Paru (BHDRJP), metode pertolongan di air, pengenalan perahu karet dan simulasi pertolongan di air.

Heru menjelaskan, pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan pertolongan di air. Kemudian juga menambah rasa sinergitas personil untuk kerja tim dalam menghadapi musibah yang terjadi di wilayah kerja Kantor SAR Semarang khususnya wilayah Kabupaten Jepara.

“Dalam kegiatan water rescue disimulasikan pemasangan motor tempel sekaligus pengoperasian perahu karet, cara naik turun perahu karet, cara membalikkan perahu karet dan pengangkatan korban selamat di permukaan air," kata Heru.
“Dalam kegiatan water rescue disimulasikan pemasangan motor tempel sekaligus pengoperasian perahu karet, cara naik turun perahu karet, cara membalikkan perahu karet dan pengangkatan korban selamat di permukaan air," kata Heru.Dijelaskannya, wilayah Kabupaten Jepara sering terjadi kecelakaan perairan maupun di sungai.Untuk itu, lanjut Heru, personel SAR perlu dibekali keterampilan dan pengetahuan tentang metode pencarian dan pertolongan di permukaan air.Itu dilakukan untuk meningkatkan satu sikap pola tindak dalam menghadapi kecelakaan di air.“Terkait hal tersebut kita harus  tetap siaga dan melakukan latihan dalam rangka mempersiapkan kemungkinan yang terjadi,” ujar Heru. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler