Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Kecamatan Karimunjawa, Jepara akhirnya memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) skala besar. TPA ini merupakan hibah dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Beberapa waktu lalu, Kementerian PUPR telah selesai membangun TPA di Pulau Karimunjawa. Selanjutnya, pengelolaan TPA seluas satu hektare itu diserahkan pada Pemkab Jepara, pekan kemarin.

Bupati Jepara Dian Kristiandi, mengatakan, adanya TPA di Karimunjawa diharap dapat menyelesaikan persoalan sampah di sana.

Baca juga: PDU Karimunjawa Jepara Diresmikan, Diklaim Mampu Olah 10 Ton Sampah Per Hari

Bupati yang biasa disapa Andi itu juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah membantu pembangunan TPA.

“Dengan adanya TPA ini, kami harapkan masyarakat semakin sadar, fasilitas ini dimanfaatkan dan Karimunjawa semakin bersih, sehingga wisatawan semakin nyaman,” ujar Andi, Selasa (5/4/2022).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Elida Farikha mengatakan, pembangunan TPA Karimunjawa ini menyerap anggaran dari Kementerian PUPR sebesar Rp15,4 miliar.Sebelum dibangun TPA, sudah lebih dulu dibangun pusat daur ulang (PDU) oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).PDU itu dianggarkan sebesar Rp 25 miliar. Adanya fasilitas yang telah termanfaatkan itu membuat limbah yang dibuang ke TPA semakin kecil volumenya.“Selain itu juga air lindi dari sel ini sudah dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Limbah (IPL) sehingga diharapkan nanti influence air itu bisa disalurkan ke saluran lingkungan dengan aman,” kata Elida. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler