Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Belasan narapidana (napi) perempuan mengikuti ngaji posonan di Lapas Kelas IIB Jepara. Mereka cukup antusias dalam mempelajari agama di bulan suci Ramadan ini.

Kegiatan ngaji posonan di Lapas Kelas II B Jepara ini merupakan bagian dari kegiatan jajaran PCNU Jepara selama Ramadan 1443 H. Ketua PC Fatayat NU Jepara, Nanik, menyebut ngaji posonan ini berlangsung selama 21 hari ke depan.

Kegiatan ngaji posonan ini digelar pada pukul 08.00 WIB - 09.00 WIB. Para warga binaan perempuan itu diajak muhasabah untuk perbaikan diri. Selain itu, bekal pengetahuan tentang agama juga disampaikan agar bisa menjadi panduan dalam kehidupan mereka.

Baca juga: Jam Kerja ASN Jepara Lebih Singkat Selama Ramadan

Ada sebelas warga binaan perempuan Lapas Jepara yang ikut ngaji posonan. Mereka sangat antusias ketika diberi pencerahan dari Fatayat.

Antusiasme warga binaan terlihat, salah satunya dari keinginan mereka yang ingin diberi Alquran dan perlengkapan sholat. Selain mengkaji keutamaan-keutamaan Ramadan, dalam pengajian tersebut juga dibahas tema-tema fiqih dasar.

“Nanti kami usahakan beri mereka yang baru. Supaya mereka lebih semangat beribadah,” kata Nanik, Selasa (5/3/2022).

Nanik menilai pada hari pertama kegiatan, para warga binaan itu sangat semangat mendengarkan ceramah-ceramah keagamaan. Materi yang disampaikan memang bermuara agar warga binaan introspeksi, muhasabah dan juga bisa memperbaiki diri untuk kehidupan masa depannya.“Ada beberapa yang menangis. Sedih, ketika kita mulai mengaji,” kata NanikSelama bulan Ramadan ini, PC Fatayat NU Jepara akan mengaji kitab Fadhailul Ramadhan. Kitab ini berisi tema-tema keutamaaan bulan Ramadan.Nanik memberikan energi semangat hidup bagi para narapidana. Mereka diajak tetap mensyukuri apapun yang terjadi hari ini.“Itu semua kehendak Allah. Tapi saya yakinkan, pasti ada hikmah di balik semua yang terjadi di garis hidup kita,” tutur Nanik. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler