Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Persediaan atau stok pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Jepara sampai hari ini aman. Sehingga, diharapkan tidak ada petani yang kesulitan untuk memperoleh pupuk bersubsidi.
Hal itu disampaikan Perwakilan Pupuk Indonesia untuk wilayah Jepara, Samsi, saat rapat koordinasi terkait persoalan pupuk bersubsidi bersama Bupati Jepara, Senin (18/4/2022).
Samsi menyampaikan, kondisi amannya stok pupuk bersubsidi itu terpantau sejak akhir 2021 lalu. Pada akhir tahun lalu, persediaannya yaitu jenis Urea 1.446 ton, Phonska 647 ton, Organik 526 ton, Za 113 ton dan Sp-36 123 ton.
Baca: Petani Ngeluh, Pemerintah Jepara Klaim Stok Pupuk Subsidi Aman
Sementara itu, tahun ini Kabupaten Jepara mendapatkan jatah alokasi pupuk bersubsidi yakni Urea sebanyak 14.981 ton, ZA 1000 ton, NPK sejumlah 7.979 ton, SP-36 sebanyak 6 ton, Organik Granul sebanyak 1.049 ton dan Organik Cair sejumlah 1000 ton.
Sedangkan, lanjut Samsi, per 16 April 2022, stok pupuk di Jepara yaitu jenis Urea 314 ton, Phoska 677 ton, Organik 526 ton, Za 106 ton dan Sp-36 123 ton.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Para distributor dan produsen pupuk sedang berdiskusi dengan Pemkab Jepara di ruang kerja bupati. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Persediaan atau stok pupuk bersubsidi untuk Kabupaten