Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Arab Saudi sudah memberi lampu hijau untuk pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia. Sayangnya, kuotanya tidak terlalu banyak. Untuk Kabupaten Jepara sendiri, kuotanya diprediksi hanya sekitar 544 kursi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, Muh Habib. Pihaknya memastikan tetap ada jemaah dari Jepara yang berangkat haji tahun ini.

Meski demikian, Muh Habib menyatakan pelaksanaan haji tahun ini memang masih ada batasan-batasan. Dan itu sudah menjadi keputusan dari Pemerintah Arab Saudi.

Baca: Kemenag Usulkan Kuota 110.500 Calon Jemaah Haji Tahun Ini

Sebelumnya, angka kuota itu sudah beredar lewat aplikasi-aplikasi pesan singkat. Habib tidak menilai data itu salah atau benar.

“Data itu memang iya (benar, red), sih. Tapi untuk surat resmi untuk kami, memang belum ada. Ya, sekilas kita diberi gambaran kuota itu,” kata Habib, saat dihubungi MURIANEWS lewat sambungan telepon, Senin (25/4/2022) pagi.
“Data itu memang iya (benar, red), sih. Tapi untuk surat resmi untuk kami, memang belum ada. Ya, sekilas kita diberi gambaran kuota itu,” kata Habib, saat dihubungi MURIANEWS lewat sambungan telepon, Senin (25/4/2022) pagi.Soal kuota ini, Habib menyampaikan berdasarkan keputusan dari Pemerintah Arab Saudi, yang masuk dalam kloter pemberangkatan tahun ini adalah calon jemaah yang usianya di bawah 65 tahun. Sedangkan, yang usianya 65 ke atas nanti menunggu kondisi pandemi lebih stabil lagi.“Kuota 500 sekian itu barangkali ada uzur (tidak bisa berangkat haji, red), bisa dimasuki yang lain,” terang Habib.Hari ini, lanjut Habib, pihaknya baru ada agenda untuk pembahasan haji di Kota Solo. Dalam agenda itu, akan dibahas teknis-teknis pelaksanaan haji tahun ini secara intens. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler