Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Tradisi Pesta Lomban dan Larungan di Kabupaten Jepara bakal digelar kembali tanpa pembatasan. Sebelumnya, pada 2020 dan 2021 kegiatan itu digelar terbatas.

Untuk diketahui, tradisi Lomban di Jepara dilaksanakan sepekan setelah lebaran Idul Fitri. Itu ditandai dengan tradisi Kupatan.

Khusus di wilayah pesisir, masyarakat Jepara memiliki tradisi khas, yaitu Larungan. Tradisi ini sudah terlaksana secara turun temurun. Inti tradisi Larungan adalah penenggelaman kepala kerbau di tengah laut lalu diperebutkan masyarakat.

Baca: Crazy Rich Jepara Sempat Hubungi Ganjar saat Bangun Jembatan, Tapi Dicuekin

Tahun ini, tradisi Larungan dan Pesta Lomban akan dihelat secara meriah. Rangkaian tradisi Larungan akan dilaksanakan sama seperti sebelum pandemi Covid-19. Itu seperti arak-arakan kerbau yang akan disembelih serta pentas wayang kulit.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan Larungan dan Pesta Lomban akan diselenggarakan pada awal pekan depan, Senin (9/5/2022). Tradisi Larungan akan diawali dengan berziarah ke makam leluhur Kelurahan Ujungbatu. Lalu dilanjutkan pemotongan kerbau di rumah pemotongan hewan.

"Kerbau yang disembelih dagingnya dimasak untuk dimakan bersama-sama seluruh warga pada malam hari saat pertunjukan wayang kulit. Kemudian pagi harinya, kepala kerbau dilarung ke tengah laut," kata Andi, Kamis (5/5/2022).Baca: Crazy Rich Jepara Habis-habisan Demi Bangun JembatanUsai larung kepala kerbau dilanjutkan dengan tradisi Lomban di Pantai Kartini. Festival Kupat Lepet tahun ini kembali dihadirkan diperhelatan Lomban. Dua gunungan ketupat dan lepet disiapkan. Nantinya, gunungan ketupat dan lepet akan diperebutkan warga.Selain itu, sejumlah atraksi kesenian telah disiapkan untuk memeriahkan Festival Kupat Lepet tahun ini. Itu seperti tari-tarian dan kesenian kentrung. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler