Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Kabupaten Jepara terus memantau perkembangan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Hingga kini, PMK belum ditemukan di Jepara.
Pemantauan itu dilakukan agar tak ada hewan ternak yang terjangkit PMK akibat luput dari pengawasan.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jepara, Mudofir, menyatakan sudah berulangkali melakukan pengecekan di sejumlah titik. Utamanya di pasar-pasar hewan.
Baca: Wabah PMK, Kementan Jalin Koordinasi dengan Berbagai Pihak untuk Jamin Kesehatan Hewan
“Hasil pemeriksaan ternak aman terkendali dari kasus PMK. Sejauh ini belum ada temuan,” kata Mudofir, Sabtu (14/5/2022).
Pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan pemantauan kemungkinan penyebaran PMK. Salah satunya yaitu dengan mengkomunikasikan pengetahuan terkait PMK kepada para pedagang ternak dan peternak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas kesehatan hewan tengah memeriksa ternak di Pasar Hewan Kecamatan Mayong. (MURIANEWS/DKPP Jepara)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Kabupaten