Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara – Sebanyak 17.056 anak Jepara tercatat tidak sekolah. Data itu berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2019. Pemkab setempat pun menyiapkan sejumlah kebijakan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara, Ony Sukistijawan mengatakan telah menyiapkan Gerakan Yuk Sekolah Maneh. Itu sebagai upaya untuk mengentaskan anak tak sekolah.
Dalam Gerakan itu, pihaknya telah menunjuk sejumlah desa menjadi pilot project penanganan anak tidak sekolah. Empat desa itu, yakni Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo; Desa Tubanan, Kecamatan Kembang; Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan dan Desa Nalumsari, Kecamatan Nalumsari.
Baca: DPRD Jepara Harap Persoalan Anak Tidak Sekolah Dituntaskan
“Belum lama ini, kita menampilkan show case hasil penanganan ATS (anak tidak sekolah) di empat desa. Mereka dilatih ketrampilan dan pendidikan layaknya sekolah formal di beberapa PKBM,” katanya.
Dijelaskan, ada beberapa PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang ditunjuk sebagai tempat penanganan ATS. Mereka bekerja sama dengan UNICEF.
“Diharapkan beberapa tahun kedepan ATS ini dapat ditangani. Melalui sistem informasi pembangunan berbasis masyarakat (SIPBM) serta aplikasi Sistem Informasi Putus Sekolah Masa Depan Cerah (SIPUTMERAH) masalah ATS di Jepara dapat tertangani,” ujar Ony.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: Sejumlah siswa di Jepara saat mengikuti pelajaran. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara – Sebanyak 17.056 anak