Sesepuh Khilafatul Muslimin Jepara: Negara Islam Bukan Dambaan Kami
Faqih Mansur Hidayat
Sabtu, 11 Juni 2022 14:31:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara – Tudingan yang menyebut Khilafatul Muslimin memiliki agenda melawan negara atau pemerintah ditepis. Salah satu yang menepis adalah Murtadho (63), warga Kuanyar, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.
Mantan Amir Khilafatul Muslimin Ummul Quro Jepara pada 2017 itu menjawab tegas jika kelompoknya tidak menolak UUD 1945 dan Pancasila. Kelompoknya pun enggan mencampuri urusan negara dan dasar-dasarnya.
”Itu biar diurusi orang lain. Kita mengurusi intern (Khilafatul Muslimin, red). Karena ada yang mengurusi di bidang itu,” jelasnya, Kamis (9/6/2022).
Baca: Cara Khilafatul Muslimin Jepara Kumpulkan Dana
Murtadho mengaku sepakat bila ada orang yang menyalahi aturan undang-undang (UU), orang itu harus dihukum sesuai aturan yang berlaku.
Terlepas dari itu semua, Murtadho mengatakan saat ini Khilafatul Muslimin masih ingin fokus memperbesar jamaahnya. Di dalamnya, terdapat agenda untuk memperkuat syariat jamaah.
Murtadho menegaskan kelompoknya tidak ingin merebut kekuasaan dan menjadikan Indonesia sebagai negara Islam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Suasana rumah Murtadho yang menjadi sesepuh Khilafatul Muslimin di Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara – Tudingan yang menyebut Khilafatul Muslimin memiliki agenda melawan negara atau pemerintah ditepis. Salah satu yang menepis adalah Murtadho (63), warga Kuanyar, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.
Mantan Amir Khilafatul Muslimin Ummul Quro Jepara pada 2017 itu menjawab tegas jika kelompoknya tidak menolak UUD 1945 dan Pancasila. Kelompoknya pun enggan mencampuri urusan negara dan dasar-dasarnya.
”Itu biar diurusi orang lain. Kita mengurusi intern (Khilafatul Muslimin, red). Karena ada yang mengurusi di bidang itu,” jelasnya, Kamis (9/6/2022).
Baca: