Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah disebut mengalami peningkatan. Kondisi itu menjadi penyebab sering habisnya stok jenis BBM tersebut.

Humas PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan, penyaluran pertalite di Jepara pada April dan Mei 2022 jauh meningkat pesat daripada bulan sebelumnya.

Dijelaskan, realisasi konsumsi pertalite di Jepara pada bulan April 2022 mencapai 268 kiloliter. Sedangkan, pada Mei 2022 yakni 278 kilo liter.

Baca: Pertalite Terbatas, Pemkab Jepara Minta tambahan Stok 15 ribu KL

”Sementara itu, penyaluran rata-rata harian pertalite di Jepara pada periode Januari-Maret 2022 berkisar di angka 209-217 kiloliter,” katanya, Selasa (14/6/2022).

Bahkan, lanjut Galih, realisasi penyaluran rata-rata harian konsumsi pertalite di Kabupaten Jepara dalam satu pekan terakhir (6-12/6/2022) sekitar 273 kiloliter.

Penyaluran tertinggi, adalah Jumat (10/6/2022) sebanyak 320 kiloliter dan Sabtu (11/6/2022) sekitar 384 kiloliter.
Penyaluran tertinggi, adalah Jumat (10/6/2022) sebanyak 320 kiloliter dan Sabtu (11/6/2022) sekitar 384 kiloliter.”Penyaluran pertalite yang tinggi tersebut didasarkan kebutuhan konsumen BBM di Jepara,” tegas Galih.Diberitakan sebelumnya, Pemkab Jepara telah meminta tambahan kuota pertalite kepada Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi. Lewat Sekda Edy Sudjatmiko, pemerintah Jepara meminta tambahan sebanyak 15 ribu kiloliter.Tahun lalu, kata Edy, kebutuhan pertalite di Jepara sebanyak 81 ribu kiloliter. Sedangkan, untuk tahun ini, Jepara hanya dijatah 66 ribu kiloliter.”Semoga pengajuan kita bisa dikabulkan. Supaya tidak terjadi antrean panjang lagi,” pungkas Edy. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler