Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Trend Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mulai menunjukkan hasil positif. Hari ini, sudah ada 138 ternak yang dinyatakan sembuh dari PMK.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jepara, Zamroni Leistiaza mengatakan, hari ini tidak ada satupun ternak yang terkonfirmasi terjangkit PMK dari total sampel yang diswab, yakni 19 ternak.

”Hari ini yang sembuh ada 59 ekor. Total yang sudah sembuh 138 ekor. Yang sudah mati ada 12 ekor,” kata Zamroni, Jumat (17/6/2022).

Baca: Pemkab Jepara Butuh Obat PMK Segera

Meski ada tren baik, Zamroni menyebut, saat ini masih ada kasus PMK aktif sebanyak 477 ekor.

Menurut Zamroni, ada tiga fase ternak yang terjangkit PMK. Pertama, ternak mengalami demam dan nafsu makan turun. Pada fase ini ternak diberi obat turun panas dan vitamin.
Menurut Zamroni, ada tiga fase ternak yang terjangkit PMK. Pertama, ternak mengalami demam dan nafsu makan turun. Pada fase ini ternak diberi obat turun panas dan vitamin.Pada fase kedua, beberapa bagian tubuh ternak mengalami lepuh. Dalam kondisi ini, ternak diberi antibiotik dan vitamin. Jika masih panas, maka diberi obat penurun panas.Kemudian, pada fase ketiga, kaki ternak mengalami luka-luka. Untuk mengobatinya, ternak diberi antibiotik spray dan vitamin.Zamroni mengatakan, kesembuhan ternak tergantung pada ketelatenan dalam perawatan. Selain obat-obatan, perawatan sehari-hari ternak diberi jamu ramuan empon-empon, seperti temu lawak, kencur, kunyit, jahe, dan sirih. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler