Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Dalam waktu dekat, umat Islam akan merayakan Hari Raya Iduladha. Meski wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak menghantui, tak menyurutkan minat berkurban.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengimbau agar situasi itu tidak dimanfaatkan untuk meraih keuntungan peribadi. Yakni, menakut-nakuti peternak untuk menjual ternaknya dengan harga rendah.

”Dengan kondisi ini, di satu sisi banyak pedagang (makelar, red), memanfaatkan PMK untuk mengambli kesempatan atau keuntungan. Dengan Menakut nakuti peternak sehingga peternak menjual dengan harga rendah,” kata Edy, Rabu (6/7/2022).

Baca: Jelang Iduladha, Vaksinasi PMK di Jepara Digenjot

Pemkab Jepara sendiri, sedang berupaya mengintensifkan penyelamatan hewan ternak yang sehat. Salah satunya pemberian vaksin PMK pada ternak.

Upaya itu, lanjut Edy, ternyata bermanfaat bagi para peternak. Menurutnya, selain ada pedagang yang nakal, momen Iduladha ini ternyata bisa membuat harga jual sapi yang sehat meningkat. Saat ini, lanjut Edy, harga jual yang semula Rp 17 juta naik menjadi Rp 21 juta.
Upaya itu, lanjut Edy, ternyata bermanfaat bagi para peternak. Menurutnya, selain ada pedagang yang nakal, momen Iduladha ini ternyata bisa membuat harga jual sapi yang sehat meningkat. Saat ini, lanjut Edy, harga jual yang semula Rp 17 juta naik menjadi Rp 21 juta.”Setelah ternak yang sakit diobati, momen Iduladha ini bisa dimanfaatkan oleh para peternak untuk menjual ternaknya dengan harga yang baik,” ungkap Edi.Sementara, total populasi sapi dan kerbau di Jepara mencapai 55.560 ekor. Dengan rincian sapi 53.038 ekor dan kerbau sebanyak 2.522 ekor.Dari total keseluruhan populasi tersebut, 15 ribu ekor potensi yang terdiri dari jantan dewasa dan betina tidak produktif siap untuk dipotong. Jumlah ini masih aman bagi kebutuhan pemotongan Iduladha yang rata-rata di kisaran 3500 ekor sapi dan kerbau per tahun. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler