Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Semalam, Senin (22/8/2022), sebuah akun Facebook bernama Raden Joko Lelono mengunggah video dan foto-foto peristiwa pemukulan seorang pelajar SMP.

”Terjadi penganiayaan di SMPN 3 Kembang. Tadi siang,” tulis akun tersebut menjuduli postingan itu.

Dalam video tersebut, tampak seorang pelajar mengenakan baju olahraga berwarna biru langit berkolaborasi biru dongker.

Baca: Lindungi Anak dari Perundungan dan Kekerasan, Jateng Luncurkan Jogo Konco

Pelajar itu dikerumuni sekitar sepuluh siswa lain yang mengenakan seragam sekolah serta menggendong tas.

Tampak juga, seorang siswa memukuli korban beberapa kali. Sedangkan pelajar yang lain tidak bereaksi apa pun. Tidak melerai atau ikut memukuli.

Dalam postingan itu juga ditampilkan foto-foto korban. Ada tiga buah foto yang menunjukkan luka dari peristiwa pemukulan tersebut.Luka-luka lebam itu terlihat pada kaki, pipi dan pergelangan tangan. Wajah korban di foto itu juga terlihat trauma. Matanya sayu dan kulitnya pucat.Sayangnya, postingan tersebut tak bertahan lama. Sekitar tiga jam dari kali pertama diunggah, postingan tersebut sudah hilang dari linimasa akun tersebut.
Kepala SMPN 3 Kembang, Kecamatan Kembang, Jepara, Saifudin, membenarkan bahwa peristiwa pemukulan tersebut terjadi di sekolahnya. Siswa yang memikul dan dipukul tersebut kini duduk satu kelas di Kelas IX.
”Memang benar itu di sekolah kami. Itu masalahnya sepele,” kata Saifudin saat dihubungi Murianews, Selasa (23/8/2022).
 Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler