Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Kapal Nelayan KMN Prima United dikabarkan karam di perairan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Senin (22/8/2022).

Dalam peristiwa itu, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan depalan orang berhasil selamat. Sedangkan satu orang lagi masih dalam pencarian hingga, Selasa (23/8/2022).

Kasat Polairud Polres Batang, AKP Sukamto, dalam laporan tertulisnya menerangkan, kapal tersebut bernama lengkap KMN Prima United Gt. 30 No 346/Fr. Ia menyebut, kapal tersebut karam pada 22 Agustus 2022 sekitar pukul 07.15 WIB.

”Kami menerima laporan Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Ada kabar KMN Prima United tenggelam di perairan Karimunjawa. Tepatnya di Perairan Pulau Parang,” jelas Sukamto.

Baca: Kapal Pencari Ikan Asal Batang Karam di Perairan Karimunjawa, 5 ABK Meninggal

Sukamto menyebut, kapal yang dimiliki Gunawan, warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang itu mengangkut 16 Anak Buah Kapal (ABK).

”Satu orang belum ditemukan atas nama Eka Yulianto,” terang Sukamto.
Sukamto menjelaskan, karamnya kapal tersebut dikarenakan hantaman ombak saat operasi tawur jaring. Sehingga, kapal dalam kondisi miring dan tenggelam.Hingga hari ini, korban yang masih hilang terus dilakukan pencarian. Pencarian dilakukan di sekitar titik karamnya Kapal KMN Prima United tersebut. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler