Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Seekor ikan lumba-lumba ditemukan mati dengan tubuh penuh luka sayatan di Pantai Bondo, Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (3/9/2022).

Ikan lumba-lumba terdampar itu kali pertama ditemukan pengunjung pantai. Video temuan hewan yang dilindungi itu diunggah di instagram @indra_origins.

”Ini adalah Ikan lumba-lumba yang ditemukan dalam kondisi meninggal (mati, red),” tulis pemilik akun tersebut.

Baca: Seekor Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Jepara

Dalam video berdurasi 22 detik itu, dijelaskan ikan lumba-lumba ditemukan di kawasan Poncol. Lokasi ini berada di ujung paling utara dari garis wisata Pantai Bondo.

Saat ditemukan, ikan lumba-lumba itu kondisi tubuhnya penuh luka sayatan. Bahkan bagian perutnya juga ada luka sayatan hingga keluar isinya.

Trisno, salah satu nelayan Desa Bondo, membenarkan adanya temuan ikan lumba-lumba itu. Dirinya melihat langsung kondisi ikan yang memiliki panjang tubuh sekitar 120 sentimeter itu.”Kalau melihat dari kondisi tubuhnya, kemungkinan terdampar sejak tadi malam atau pagi hari tadi,” jelas Trisno, Sabtu (3/9/2022).Trisno belum mengetahui pasti penyebab kematian ikan lumba-lumba itu. Dirinya menduga, ikan tersebut mati lantaran terkena jaring nelayan. Sebab, sejak tadi sore hingga pagi tadi ombak di Perairan Bondo tidak besar.Saat ini, lanjut Trisno, ikan lumba-lumba itu masih berada di lokasi dan belum dievakuasi. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler