Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Progres perbaikan jalan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah telah mencapai 70 persen. Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan perbaikan selesai pada akhir Desember nanti.

Kepala Bidang Binamarga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara, Agus Riyadi menyebut, ada dua kategori kondisi jalan yang saat ini sedang diperbaiki. Yaitu kondisi jalan mantab dan tidak mantab.

Agus menerangkan, perbaikan jalan mantab sudah berlangsung 88 persen. Atau sepanjang 768 Kilometer dari 862,142 kilometer. Untuk kategori ini, dikerjakan dengan pemeliharaan rutin.

Sedangkan, untuk kategori tidak mantab atau rusak, sudah berlangsung 12 persen atau sekitar 104 kilometer. Untuk jenis ini, pihaknya melakukan peningkatan jalan atau perbaikan.

”Sejauh ini progresnya sudah 65-70 persen. Kami targetkan selesai pada Desember,” jelas Agus, Jumat (16/9/2022).

Baca: Eks-PMI di Jepara Dilatih Jadi Pengusaha

Agus mengatakan, jumlah paket pekerjaan yang sudah dilelang ada 30 paket. Lalu pemeliharaan rutin terdapat 100 titik lebih dan untuk klinik jalan ada 60 ruas jalan dengan total 160 kilometer.Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Haizul Ma’arif, meminta kepada Dinas PUPR Jepara terus memperbarui informasi terkait progres pengerjaan infrastruktur. Baik kondisi jalan, jembatan, gorong-gorong, saluran irigasi atau lainnya.”Kami selalu menekan agar pelaksana proyek dalam hal ini kontraktor harus diingatkan jangan sampai mengurangi spek atau kualitas pekerjaan,” kata pria yang akrab disapa Gus Haiz.“Sebab, kalau spek pekerjaan sampai di kurangi maka akan berdampak pada kualitas dan hasil pekerjaan dimana bangunan ini cepat rusak,” lanjutnya. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler