Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Sejauh ini kasus gagal ginjal pada anak belum ditemukan di Kabupaten Jepara. Pernyataan itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara, Muh Ali.

Meski begitu, pihaknya terus memantau perkembangan kasus gagal ginjal pada anak. Pihaknya pun melakukan serangkaian imbauan pada masyarakat agar kasus tersebut tak mencuat.

”Sampai saat ini belum ada. Tapi kami tetap pantau,” kata Muh Ali, Jumat (21/10/2022).

Baca: Kimia Farma Jepara Tarik Semua Obat Sirop dari Peredaran

Di samping memberikan imbauan, pada masyarakat. Pihaknya juga telah menyosialisasikan dan memberi edukasi pada masyarakat tentang gagal ginjal pada anak.

Sosialisasi dan imbauan itu disampaikan melalui semua fasilitas kesehatan di Kabupaten Jepara. Pihaknya berharap masyarakat dapat mengenali gejala gagal ginjal akut pada anak.

Adapun gejalanya yaitu terjadi pembengkakan pada kaki, sering mual, sering kelelahan hingga sesak napas. Muh Ali menyampaikan, gejala itu mesti dikuatkan dengan penelitian tes urine.Seperti diketahui, Dinkes Jepara telah mengeluarkan surat edaran bernomor 440.1/4849/2022 tetang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak.Melalui surat edaran tersebut, Dinkes Jepara menginstruksikan kepada seluruh fasilitas kesehatan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gagal ginjal akut pada anak.”Meski belum ditemukan kasusnya, kami harap semua pihak meningkatkan kewaspadaan,” tutur Muh Ali. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler