Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengatakan, pihaknya memerintahkan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jepara untuk menuntaskan masalah tersebut.

’’Saya harap, 2024 nanti, Jepara bebas stunting. Semoga para dokter bisa mengentaskannya,’’ kata Edy, Rabu (9/11/2022).

Dijelaskan, penanganan stunting di Kabupaten Jepara melibatkan 314 dokter dan 50 dokter spesialis. Seperti hari ini, dalam rangka HUT IDI dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Kecamatan Bangsri, IDI mengawali intervensi pada 17 balita yang mengalami stunting.

’’Gerakan ini harus cepat dan serius. Tidak boleh setengah-setengah,’’ tegas Edy.

Baca: Gerhana Bulan Total di Jepara Tertutup Mendung

Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Jepara, Edwin Tohaga mengatakan, balita yang mengalami stunting mesti ditangani secara spesifik. Dengan kata lain, penanganannya tidak hanya di internal keluarga, tetapi juga lingkungan masyarakat dengan campur tangan pemerintah.Edwin mengatakan, IDI Jepara juga melakukan pemberian makanan tambahan (PMT) dengan bahan pangan lokal. PMT itu disampaikan melalui kader Posyandu.Pihaknya menyebut, program tersebut dilakukan selama enam bulan berturut-turut. Setiap bulan dievaluasi. ’’Penanganan stunting ini tugas bersama. Harus kita tuntaskan bersama,’’ kata dia. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler