Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menjelaskan, sekitar pukul 12.30 WIB, Suriah bersama lima orang temannya selesai beraktifitas di sawah. Mereka hendak pulang melintasi Sungai Pancur di Desa Raguklampitan, Kecamatan Batealit.

Saat itu, kata Heru, cuaca hujan deras. Arus sungai pun makin deras hingga meluap.

’’Arus sungai deras. Lima orang berhasil menyelamatkan diri. Tapi korban terbawa arus, lalu hilang tenggelam,’’ ungkap Heru, Rabu (9/11/2022).

Baca: Usulan SPBN di Pesisir Jepara Utara Dapat Dukungan

Mendapati informasi itu, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Tim langsung mencari korban di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

Heru mengatakan, tim juga melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Pancur tersebut. Sekitar 2,5 jam pencarian, tim berhasil menemukan korban di sungai yang masuk wilayah Desa Raguklampitan, Kecamatan Batealit.’’Korban ditemukan di jarak kurang 800 meter dari lokasi kejadian,’’ terang Heru.Setelah ditemukan, lanjut Heru, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Mayong. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler