Hadiri KUPI di Jepara, Mbak Rerie Ajak Perempuan Berjuang di Parlemen
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 24 November 2022 12:01:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Itu disampaikannya saat menghadiri Halaqah Kebangsaan Temu Tokoh Agama dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri, Jepara, Kamis (24/11/2022).
Lestari menyebut, keterwakilan perempuan di DPR RI pada periode 2019-2024 hanya 21,39 persen. Jumlah itu jauh di bawah kuota 30 persen yang diharapkan. Akibatnya, suara perempuan menjadi kurang begitu kuat ketika berdialektika.
Baca: Ribuan Siswa di Jepara Doakan Korban Gempa Cianjur
’’Mestinya perempuan semakin banyak duduk di parlemen,’’ kata perempuan yang akrab disapa mbak Rerie
Lestari menjelaskan, sebagai ibu bangsa, perempuan sangat mampu berkontribusi dalam beragam hal. Jika di dalam parlemen, para perempuan bisa memberikan masukan dari perspektif perempuan.
Salah satu wadah yang bisa memunculkan perempuan-perempuan hebat adalah KUPI. Sebab, di dalamnya terdapat para ulama perempuan yang secara keilmuan sangat mumpuni. Melalui keilmuan itu, lanjut Lestari, para perempuan bisa ikut menentukan arah bangsa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



