Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar mengatakan, banjir rob memang dimungkinkan masuk ke daratan Jepara. Khususnya, di wilayah pesisir laut.
Peristiwa itu terakhir terjadi pada Mei 2022. Saat itu, sejumlah wilayah di Kecamatan Jepara tergenang banjir rob.
Baca: Rob Masih Menghantui Jepara Hingga Akhir Mei
Sejumlah titik, seperti kawasan Pecinan dan sekitarnya, tak luput dari jangkauan rob. Padahal, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah sampai kawasan itu.
Ary mengatakan, sejauh ini, pihaknya hanya melakukan normalisasi saluran-saluran air. Itu dilakukan untuk meminimalisir air rob meluap ke permukiman.
Menurutnya, untuk membebaskan kawasan Jepara dari banjir rob bukanlah hal yang mudah. Karena, diperlukan pembangunan infrastruktur yang cukup besar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



