Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta. Ia mengatakan, ruang kesetaraan bagi difabel telah tersedia cukup baik di Kabupaten Jepara.

Menurut data yang dimilikinya, jumlah Disabilitas di Kabupaten Jepara ada 2.557 jiwa. Detailnya, 793 orang tunadaksa, 639 orang tunagrahita, 358 orang disabilitas ganda, 281 orang tunarungu tunawicara, 256 orang tunanetra, dan 230 orang disabilitas mental.

Pada Hari Disabilitas Internasional, Jumat (9/12/2022), Edy meyakini Jepara bisa jadi daerah ramah disabilitas dalam semua konteks. Untuk itu, pihaknya mengajak semua pihak lebih peka terhadap para disabilitas.

Baca: Sadifa Jepara Sebut Belum Semua Hak Disabilitas Terpenuhi

’’Penyandang disabilitas harus memperoleh akses sebesar-besarnya dan setara. Jangan dijauhi, tapi harus didekati dan diberi ruang,’’ tutur Edy.

Lebih lanjut Penjabat Bupati Edy menilai, peran lembaga dan organisasi peduli disabilitas telah berjalan baik. Dengan begitu, pengembangan potensi penyandang disabilitas bisa maksimal.

Tak hanya itu, Pemkab Jepara juga senantiasa mendorong upaya itu lewat berbagai program bantuan hingga kegiatan kemandirian.

’’Kami sangat matur nuwun kepada seluruh pengasuh disabilitas, sehingga mereka diberikan pengetahuan, ilmu agama, hingga keterampilan,’’ tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, para penyandang disabilitas justru masih merasa terdiskriminasi. Hak-hak mereka belum sepenuhnya terpenuhi. Seperti hak bebas dari stigma dan diskriminasi, pendidikan, serta kesejahteraan sosial dan ekonomi.Terkait hal itu, Edy menyampaikan, pemerintah daerah sudah berupaya untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi, yang bisa jadi merupakan pangkal masalah keberpihakan kepada penyandang disabilitas.Baca: Komplotan Pencuri Spesialis Konter HP di Jepara DitangkapDia menyontohkan, di fasilitas-fasilitas umum seperti Pendapa RA Kartini Jepara, pihaknya sudah memberi fasilitas akses toilet khusus. Namun, sejauh ini baru ada satu. Yaitu jalan menuju toilet dengan desain khusus penyandang disabilitas.Ke depan, Edy akan memperbanyak fasilitas khusus bagi kaum difabel di tempat-tempat umum. Terutama di kantor-kantor pemerintah di semua tingkatan.Terlepas dari masalah itu, hari ini Edy membagikan sejumlah bantuan bagi penyandang disabilitas. Bantuan tersebut meliputi kursi roda, kruk, tongkat tunanetra, gitar, papan catur, logistik permakanan, kaki palsu. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler