Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diduga, pelaku membeli solar untuk ditimbun. Sayang, pelaku berhasil melarikan diri.

Seorang saksi mata mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/12/2022) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia sedang mengisi BBM bersama anaknya di SPBU tersebut.

Ia melihat dua kendaraan, truk dan mobil boks yang mencurigakan. Sebab, mereka mengisi solar dengan skala besar.

Baca: 24 Petinggi Hasil Pilkades Serentak Jepara Resmi Dilantik

’’Saya langsung tahu truk itu, truk yang pernah saya dapati mengisi solar berjumlah banyak. Pernah saya peringatkan, tapi ini malah kembali lagi,’’ katanya yang enggan disebutkan namanya.

Melihat itu, saksi mata itu langsung menghampiri pelaku. Masing-masing kendaraan terdapat dua orang pelaku.

Mengetahui aksinya diketahui warga. Keempat pelaku langsung kabur dengan menaiki mobil boks. Sementara truk yang sedang diisi BBM ditinggal di SPBU Mambak.

Saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Saat diperiksa, di dalam bak truk ternyata terdapat tangki berkapasitas 5000 liter. Di belakang jok truk juga ada 12 plat nomor diduga palsu.Koodrinator SPBU Kabupaten Jepara Khoirudin Ardi membenarkan peristiwa itu saat dikonfirmasi Murianews.’’Informasi yang saya dapat memang kemarin (18/12/2022) ada temuan satu truk modifikasi yang digunakan untuk mengambil solar di SPBU,’’ kata Ardi, Senin (19/12/2022).Sementara itu, peristiwa itu juga dibenarkan Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Ahmad Masdar Tohari. Saat ini pihaknya sedang memeriksa sejumlah orang.’’Benar. Truk masih berada di Polres Jepara. Untuk sopir (pelaku, red) melarikan diri. Kami masih melakukan penyelidikan,’’ terang Tohari. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler