Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diketahui, Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta telah memohon kepada Direktur Perhubungan Laut untuk mengirim kapal pelni KM Kelimutu untuk mengevakuasi para wisatawan.

Edy mengungkapkan, berdasarkan pendataan terakhir, jumlah wisatawan yang tertahan di Karimunjawa sebanyak 356. Sebanyak 40 di antaranya merupakan wisatawan asing. Mereka tertahan di Karimunjawa sejak Jumat (23/12/2022).

’’Wisatawan asing dari Jerman, Belanda, Prancis. Semuanya sampai hari ini dalam kondisi sehat dan tertangani,’’ kata Edy saat memantau Pelabuhan Kartini Jepara, Senin (26/12/2022).

Baca: Gelombang Tinggi, 318 Wisatawan Tertahan di Karimunjawa Jepara

Soal evakuasi, Edy mengatakan mereka direncanakan dijemput pada esok hari. Wisatawan akan dievakuasi dengan KM Kelimutu. Kebetulan, besok kapal tersebut ada jadwal pelayaran dari Sampit menuju Semarang.

’’Kapal akan dibelokkan (mampir, red) di Karimunjawa, besok pukul 17.00 WIB. Mereka akan kami evakuasi ke Tanjung Emas (Semarang, red) dulu. Harapannya, jam 01.00 WIB dini hari, sudah sampai di Semarang,’’ jelas Edy.Saat ini, lanjut Edy, wisatawan yang tertahan di Karimunjawa tersebut sudah didata untuk urusan tiketnya. Pihaknya memastikan seluruh wisatawan itu akan diangkut menggunakan KM Kelimutu. Pasalnya, saat ini hanya kapal tersebut yang masih sanggup melakukan pelayaran.Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, perairan Karimunjawa Jepara mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5 meter hingga 4 meter. Kondisi itu diperkirakan berlangsung hingga dua hari ke depan.https://youtu.be/tgW26jXQNmkReporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler