Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali dilihat warga sekitar pukul 15.50 WIB, Rabu (28/12/2022). Muhtadi (63), mengaku pertama kali melihat mayat tersebut mengapung terseret arus.

Mayat tersebut pertama dievakuasi berada di kedalaman sekitar dua meter. Sedangkan posisinya berada sekitar 200 meter dari bibir pantai.

Baca: Stok BBM di Karimunjawa Jepara Makin Menipis

’’Mayat menuju pinggir pantai terbawa arus dan angin. Saya langsung menceburkan diri. Langsung saya tarik ke pinggir,’’ kata Muhtadi, saat ditemui Murianews saat evakuasi jenazah.

Mayat tersebut telihat sudah menggelembung. Kulitnya sudah memucat dan sudah berbau menyengat. Saat ditemukan, jasad itu masih mengenakan celana hitam dan berkaos hitam.

Setelah tiba di pingggir, Muhtadi merogoh kantong saku pada pakaian yang dikenakan mayat. Namun, warga setempat itu tak mendapati identitas apapun.
Setelah tiba di pingggir, Muhtadi merogoh kantong saku pada pakaian yang dikenakan mayat. Namun, warga setempat itu tak mendapati identitas apapun.’’Saya kira mayat sudah mengapung di laut selama sepekan. Karena sebagian besar bagian tubuhnya, wajahnya sudah tak bisa dikenali lagi. Sudah membusuk. Rambutnya sudah tidak ada,’’ terang dia.Muhtadi menduga, mayat tersebut merupakan orang yang sebelumnya sedang memancing. Karena cuaca buruk dan gelombang tinggi, mayat itu diduga dihantam ombak tinggi.Saat ini, mayat dibawa Tim SAR Gabungan ke RSUD RA Kartini Jepara untuk dievakuasi dan diidentifikasi lebih lanjut.https://youtu.be/NgGathjM0d4Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler