Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rencana itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia beralasan, hanya kapal perang yang masih memungkinkan untuk mengirim BBM saat cuaca buruk terjadi.

Area Manager Communication, Relation and Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho, berterima kasih atas dukungan Pemprov Jateng, Lantamal V Surabaya dan Lanal Semarang atas bantaun tersebut.

Baca: Dua Mayat Ditemukan di Pantai Jepara, Identitas Mulai Terkuak

Menurutnya, Pertamina punya dua opsi untuk pengiriman BBM ke Karimunjawa. Pertama, tetap dengan kapal self propelled oil barged (SPOB) atau kapal pengangkut BBM. Kapal SPOB sudah sejak beberapa hari lalu untuk mengangkut BBM dari Semarang ke SPBU Karimunjawa.

’’Namun, kapal belum bisa berangkat karena terkendala gelombang tinggi dan cuaca ekstrem,’’ terang Brasto kepada Murianews, Senin (2/1/2023).

Sedangkan opsi kedua adalah menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Pertamina sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah, Lantamal V Surabaya, dan Lanal Semarang.

Kapal perang pun disiapkan dari Surabaya. Pemilihan penggunaan kapal perang lantaran punya dimensi lebih besar dari SPOB dan tahan gelombang tinggi.

Soal jadwal penyeberangan, Brasto menyatakan, berdasarkan informasi dari Lanal Semarang, besok sore diestimasikan KRI sampai di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.
Soal jadwal penyeberangan, Brasto menyatakan, berdasarkan informasi dari Lanal Semarang, besok sore diestimasikan KRI sampai di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.Baca: Cuaca Masih Buruk, Karimunjawa Darurat BBMNamun kapal perang itu tak bisa langsung berlayar ke Karimunjawa. Sebab, masih ada proses untuk mempersiapkan pelayaran.’’Estimasi Rabu pekan ini KRI berangkat dari Semarang ke Karimunjawa. Kalau SPOB, masih menunggu cuaca (membaik, red),’’ jelas Brasto.Sebelumnya, SPOB direncanakan akan mengirim Pertalite 40 kiloliter dan Biosolar 95 kiloliter ke Karimunjawa. Namun, jika nanti menggunakan KRI, kuota yang dikirim dimungkinkan bertambah.’’Nanti akan disesuaikan dengan dimensi kapalnya. Kalau pakai KRI, akan pakai mobil tangki masuk ke KRI,’’ kata Brasto. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler