Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Yusron mengatakan, korban merupakan santri Pondok Pesantren Al-Falah Bakalan. Saat ini korban masih duduk di kelas VIII SLTP.

’’Kejadiannya tadi sore sekitar pukul 15.30 WIB di Sungai Bakalan,’’ terang Yusron, Senin (2/1/2023).

Baca: Nekat! Nelayan Pulau Nyamuk Jepara Terjang Gelombang Tinggi Demi Stok Beras

Yusron menerangkan, kejadian bermula saat korban dan sekitar 20 santri lainnya bermain sepak bola di Lapangan Margoyoso. Kemudian, korban dan tiga temannya hendak membersihkan diri di sungai.

Saat itu, lanjut Yusron, korban dan ketiga temannya sudah tahu bahwa arus Sungai Bakalan dalam kondisi cukup deras. Sesaat sebelumnya, teman-temannya yang lain sudah melarang korban dan ketiga santri itu bilas di sungai.

’’Tapi korban memaksa. Karena arus cukup deras, kemudian korban terhanyut oleh arus,’’ kata Yusron.Saat ini, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan di sepanjang sungai. Korban tadi hanya mengenakan celana pendek warna hitam dengan bertelanjang dada. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler