Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menerangkan, korban ditemukan tengah malam tadi sekitar pukul 00.00 WIB. Korban ditemukan di Bendungan Welahan, Desa Ketileng, Kecamatan Welahan.

’’Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa,’’ terang Arwin, Rabu (4/1/2023).

Baca: Santri di Jepara Hilang Terseret Arus Sungai

Sebelumnya, upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran dari lokasi kejadian di Sungai Turut atau Sungai Bakalan. Tim menyisir dari titik kejadian sampai Jembatan Bakalan dan menuju Jembatan Kalipucang.

’’Kendala pencarian arus sungai cukup deras, banyak paling dan pohon bambu yang jatuh menutup aliran sungai,’’ kata Arwin.
’’Kendala pencarian arus sungai cukup deras, banyak paling dan pohon bambu yang jatuh menutup aliran sungai,’’ kata Arwin.Arwin mengatakan, korban yang ditemukan semalam langsung dilakukan visum di Puskesmas Welahan I. Setelah itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.Diberitakan sebelumnya, Sulton hilang terseret arus sungai saat membersihkan diri usai bermain bola di Lapangan Margoyoso, Senin (2/1/2023) pukul 15.30 WIB. Arus yang deras membuat tubuh bocah 14 tahun itu dengan cepat hilang terbawa arus. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler