Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


’’Penurunan tinggi genangan sekitar 20-30 cm. Air paling tinggi antara 80-90 cm,’’ kata Petinggi Desa Dorang, Arif Supratiknyo kepada Murianews, Sabtu (7/1/2023).

Kini, Sebagian warga mulai membersihkan rumahnya dari sisa banjir. Warga yang sebelumnya mengungsi juga sudah kembali ke rumahnya.

’’Yang di rumah-rumah mulai surut. Tapi yang di jalan masih cukup tinggi,’’ terang Arif.

Baca: Akhirnya, Pelayaran ke Karimunjawa Jepara Diizinkan

Saat ini, kata Arif, sejumlah fasilitas umum masih terendam banjir, di antaranya dua sekolah dan dua tempat ibadah. Dua sekolah yang terendam itu pun diliburkan kegiatan belajar mengajarnya.

Sementara itu, total warga yang terdampak banjir sebanyak 3.180 jiwa. Mereka tersebar di RT 1-5 RW 2 dan RT 1-7 RW 3.

Terkait dengan kebutuhan pangan warga, Arif menyatakan sampai saat ini masih tercukupi. Sampai hari ini masih ada dapur umum yang menyiapkan kebutuhan makan warga terdampak.’’Logistik dan makanan aman. Saat ini sudah disiapkan makanan untuk hari ini,’’ ujar Arif.Selain itu, pihaknya juga mengatur pendistribusian bantuan kepada masyarakat. Beberapa waktu terakhir, terdapat berbagai bantuan datang ke Desa Dorang. Seperti beras, minyak goreng, mie instan dan makanan siap santap.’’Bantuan logistik segera kami distribusikan,’’ pungkas Arif. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler