Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Koordinator PKH Kabupaten Jepara, Kiky Ari Cahyo Prayitno menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk yatim piatu dari Kementrian Sosial RI.

Pihaknya mengatakan, dulunya program ini untuk anak yatim korban covid 19. Namun untuk 2022 diperlebar penerimanya yakni untuk anak yatim, piatu atau yatim piatu di luar program Covid-19.

Kiky menyebutkan, sebelumnya pihaknya menerima data mentah dari Kemensos RI untuk tahun 2022 sebanyak 999 anak yatim piatu. Kemudian, setelah verifikasi data lapangan jumlahnya berkurang.

’’Jadi total yang menerima sebanyak 869 anak yatim piatu yang memenuhi syarat,’’ jelas Kiky.

Baca: Hati-Hati! Jalan Jepara-Keling Berlubang

Sebanyak 869 anak yatim piatu tersebut, lanjut Kiky, menerima bantuan berupa uang senilai Rp 200 ribu per bulan. Namun, dalam penyalurannya, bantuan yang selama tiga bulan itu disalurkan sekali.
Sebanyak 869 anak yatim piatu tersebut, lanjut Kiky, menerima bantuan berupa uang senilai Rp 200 ribu per bulan. Namun, dalam penyalurannya, bantuan yang selama tiga bulan itu disalurkan sekali.’’Masing-masing penerima, total yang diterima Rp 600 ribu. Bantuan ditransfer ke Bank BNI,’’ sebut Kiky.Terkait dengan keberlanjutan program itu, Kiky mengaku tak mengetahuinya. Di sisi lain, bantuan yang disalurkan hari ini merupakan program Kemensos RI yang masuk dalam anggaran tahun 2022 lalu.’’Ini yang kami belum dapat kejelasannya. Belum ada informasi program itu akan berlanjut atau tidak,’’ pungkas Kiky. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler