Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu warga Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Jepara, Bambang Zakaria mengatakan, lokasi terumbu karang yang rusak di perairan Legon Cikmas, Desa Karimunjawa. Peristiwa itu pertama kali diketahui nelayan setempat, Kamis (9/2/2023).

’’Kami segera bentuk tim survei dan melakukan pendalaman,’’ kata Bang Jack sapaan akrab Bambang Zakaria, kepada Murianews, Selasa (14/2/2023).

Baca: Retribusi Parkir di Jepara Ditarget Rp 2 Miliar

Pria yang juga aktivis lingkungan itu mengatakan tim survei langsung menuju titik lokasi rusaknya terumbu karang, Jumat (10/2/2023). Mereka melakukan snorkling di titik utama dan sekitarnya.

Dari hasil investigasi, diketahui terumbu karang yang rusak sepanjang 27,7 meter, lebar pengukuran 1 9,30 meter, lebar pengukuran 2 seluas 3,40 meter, lebar pengukuran 3 yaitu 2,70 meter, dan lebar pengukuran 4 seluas 2 meter.

Bang Jack menyebut, terumbu karang itu rusak diduga ditabrak kapal bernama LCT Serasi milik PT Serasi Shipping IIndonesia Pada hari yang sama, tim survei mendatangi kapal tersebut.

Bang Jack menerangkan, kapal tersebut sedianya berlayar ke Jakarta dari Balikpapan. Kapal itu memiliki panjang 80 meter, kedalaman anjungan 1,2 meter, dan kedalaman buritan 2,4 meter.’’Terumbu karang selebar 9,30 meter hancur. Kami sudah pastikan itu,’’ kata Bang Jack.Bang Jack menambahkan, kapal tersebut menabrak karang setelah berlindung karena kondisi perairan Karimunjawa masih dalam musim baratan.Namun, saat hendak melanjutkan perjalanan usai berlindung, kapal tersebut justru salah arah. Akibatnya menabrak terumbu karang.https://youtu.be/cyJalBqJSqAReporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler