Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, berharap banyak pada pameran tersebut. Pihaknya menyebutkan, nilai ekspor kayu dan olahannya terus meningkat.

Pada 2022, nilai ekspor komoditas furnitur kayu sudah mencapai 192,9 juta US Dollar. Naik dari 188,3 juta US Dollar di tahun 2020 dan 183,6 juta US Dollar pada tahun 2021.

’’Harapan besar saya, pameran itu bisa menarik sebanyak-banyaknya buyer (pembeli) sehingga nilai ekspor mebel bisa naik lagi,’’ kata dia dalam peluncuran JIF-BW, Kamis (16/2/2023) malam.

Baca: Pameran JIF-BW Diharap Jadi Solusi Lawan Penipuan Jual Beli Mebel

Menurut Edy, pameran ini untuk memperkuat branding Jepara sebagai kota ukir dan mebel. Selain itu, pameran ini juga untuk merespon arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

’’Kita semua berharap pameran ini dapat menguatkan industri mebel dan ukir Jepara. Termasuk untuk penguatan branding Jepara sebagai kota ukir,’’ ujar Edy.Dalam pameran yang dijadwalkan pada 5-19 Maret 2023 itu, diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak. Edy juga meminta agar sosialisasi dan promosi dilakukan secara masif kepada masyarakat.Tak hanya promosi produk kayu, Edy Supriyanta juga mengarahkan agar sektor pariwisata khususnya hotel mulai bersiap menyukseskan dan menyambut pengunjung yang datang. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler