Mengenal Si Denok, Jati Keramat di Blora Berusia 300 Tahun
Hana Widya
Minggu, 18 Maret 2018 07:19:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Masyarakat setempat mempercayai keberadaan Denok ini sebagai tempat yang keramat. Karena itu, Denok kini menyandang status situs budaya dan tempat ritual bagi masyarakat. Heri, warga Blora mengatakan banyak orang ngalap berkah dengan melakukan ritual di pohon denok itu.
Jati Denok sendiri memiliki diameter berukuran tiga meter dan bentuknya menyerupai fosil. Konon, pohon ini dinamakan Denok karena pangkal pohon terdapat blendong atau gembol yang oleh masyarakat dinamakan denok.
Heri menambahkan, selain karena ada blendong tadi juga dikaitkan dengan cerita legenda di masa lalu. "Konon di masa itu Jati Denok merupakan tempat pemandian Putri Jonggrang Prayungan. Tempat itu diinjak seorang pangeran dan bekas injakan itu menggelembung. Jadi itu asal-usul Jati Denok jika dikaitkan dengan ceritera legenda," ujar Heri yang mendampingi MuriaNewsCom selama di Blora.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



