Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dikutip Tribratnewskudus.com, Satuan Reserse Polres Kudus mengamankan pelaku pencabulan di bawah umur yang telah ditangkap pihak keluarga korban, Jumat (20/1/2017).

Korban berkenalan dengan pelaku DM, lewat medsos. Kemudian keduanya menjalin hubungan. Mereka sebelunnya telah bertukar nomor ponsel. Jalinan asmara berlanjut ketika DM mulai berani berkunjung ke rumah RM. Orang tua RM pun mengetahui kalau anaknya berteman dengan DM namun tidak menyangka jika DM memiliki hubungan khusus dengan anaknya.

DM sering mengajak RM pergi kencan saat libur sekolah dan menginap di salah satu hotel di Kudus. Beberapa hari kemudian RM menghilang selama 5 hari dan diketahui pergi bersama DM.

Menurut keterangan korban setelah ditemukan, pelaku mengajaknya menginap disalah satu hotel kelas melati untuk melampiaskan nafsunya. DM mengaku tidak memaksa korban untuk berhubungan badan. Bahkan pelaku ingin berhubungan serius dengan korban.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai  melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Daeli menerangkan pihaknya telah menerima lapaoran keluarga korban tentang kasus ini. Penyidik masih mendalami keterangan tentang kasus tersebut. Korban juga masih diperiksa karena masih di bawah umur.“Korban masih takut mengaku. Jadi kami masih mempelajari keterangan tersangka,korban, dan beberapa saksi lain. Meskipun perbuatan itu dilakukan suka sama suka, kasus ini tetap akan terus dilanjutkan mengingat korban masih dibawah umur,” katanya.Korban dimungkinkan mengalami trauma dan belum mengetahui secara pasti kondisi psikologis korban. Polisi berharap korban dapat memberikan keterangan lebih lanjut. Dengan begitu, kasus ini segera dapat diproses dengan cepat.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler