Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tahun ini (2017), UKM Mapala Arga Dahana masuk nominasi untuk meraih penghargaan serupa. Hal itu ditandai dengan hadirnya Tim Korespondensi dan Verifikasi Lapangan kepada calon penerima Kalpataru tingkat Jawa Tengah di ruang rapat lantai II Gedung Rektorat UMK, Selasa (21/2/2017).

Tim itu antara lain terdiri atas Ammy Rita Manalu dan Joko Tri Hartanto (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng), Ananto Aji (Universitas Negeri Semarang), Ifdrol Syukri (PKP Jateng), serta Khoiri Nurokhim (Yayasan Bintari).

Nampak hadir dalam kesempatan itu, di antaranya Rektor UMK Suparnyo, Rohmad Winarso (Wakil Rektor III),  Subarkah (Wakil Rektor IV), Hendy Hendro (pemerhati lingkungan UMK), Indriatmoko (Dinas PKPLH Kudus), dan para aktivis Mapala Arga Dahana UMK.

Mapala Arga Dahana dalam kesempatan itu pun mempresentasikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakannya selama ini. Perwakilan Mapala Arga Dahana, M Amin Ma'ruf dalam presentasinya menyampaikan, bahwa sudah banyak kegiatan yang telah dilakukan.
‘’Kegiatan itu antara lain penyuluhan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan bagi masyarakat yang melibatkan perangkat desa, dengan tujuan masyarakat memahami tentang pelestarian lingkungan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,’’ ujarnya.Selain itu, UKM Mapala Arga Dahana juga secara kontinu melakukan penghijauan di berbagai tempat, juga melakukan kegiatan kegiatan bersih gunung. ‘’Untuk bersih gunung pernah dilakukan di antaranya di Puncak 29, Gunung Semeru, dan Gunung Lawu,’’ paparnya.Kegiatan lain yang telah dilakukan, lanjut Amin, yaitu Environment Education Programe for Children (EEPC) untuk Sekolah Dasar (SD), dengan materi pengenalan lingkungan hidup, pembibitan, penanaman dan perawatan pohon, sampai dengan pengelolaan sampah dan pendidikan tanggap bencana. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler